Contoh Invoice Yang Bisa Digunakan Sebagai Referensi Bisnis

Di dalam dunia bisnis tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah invoice. Invoice bisa juga disebut sebagai tagihan yang diberikan oleh pihak penjual untuk pihak pembeli. Tentu saja sebuah invoice yang profesional harus berisi detail yang jelas tentang pembelian kepada penjual. Dengan begitu pembeli bisa mengecek apakah invoicenya sudah sesuai apa belum dengan jumlah yang dibeli.
Keberadaan invoice begitu penting apalagi saat industri too online mulai menjamur seperti sekarang. Adanya invoice yang berisi informasi transaksi yang jelas adalah salah satu hal yang meningkatkan kepercayaan pembeli kepada penjual.

Permasalahan yang muncul saat ini adalah banyaknya UKM yang baru muncul dan belum begitu memahami tentang cara menyusun invoice. Tanpa adanya invoice tentu saja pembeli yang terpisah jarak dan waktu kesulitan untuk mendapatkan informasi tagihan tentang produ yang dibelinya.

Untuk itu, berikut ini kita akan share beberapa contoh invoice yang bisa digunakan sebagai referensi bisnis.

Contoh contoh invoice yang bisa digunakan pada bisnis anda

Contoh Invoice dengan detail deskripsi barang

Contoh Invoice dengan detail deskripsi barang
Contoh Invoice dengan detail deskripsi barang

Di contoh di atas, bisa dilihat invoice ini memberikan begitu detail tentang barang yang dibeli. Barang yang dibeli adalah kasur busa lengkap 1 set dengan cover lalu dilengkapi dengan ukuran dan juga dengan kuantitas / jumlahnya. Mungkin kalau ditambah dengan pilihan warna aan lebih lengkap lagi.

Contoh invoice dengan detail besaran pajak yang harus dibayar

Contoh invoice dengan detail besaran pajak yang harus dibayar
Contoh invoice dengan detail besaran pajak yang harus dibayar

Saat melakukan suatu transaksi, ada kalanya pihak penjual mengenakan pajak kepada produknya. Tentu saja pajak ini harus dibayar oleh pihak pembeli. Sebagai penjual yang profesional, tentu tidak ketinggalan untuk mencantumkan besaran pajak yang harus dibayar oleh pembeli.

Besaran pajak ini ditulis di invoice di bagian setelah harga total dari pembelian. Dengan begitu, pembeli bisa mendapatan informasi yang jelas berapa total harga yang harus dibayar setelah kena pajak.

Contoh invoice dengan informasi kurs dan kolom uang muka

Contoh invoice dengan informasi kurs dan kolom uang muka
Contoh invoice dengan informasi kurs dan kolom uang muka

Di dalam transaksi bernilai besar terkadang melibatkan perusahaan-perusahaan dari negara yang berbeda. Tentu untuk mengatasi hal ini, transaksi harus dilakukan menggunaan urs dollar. Informasi kurs tentunya menjadi penting untuk mengetahui berapa banyak uang rupiah yang diperlukan untuk pembayaran jika salah satu perusahaannya berasal dari Indonesia.

Selain itu, transaksi antara dua bisnis juga seringnya melakukan pembayaran secara kredit. Untuk itu kolom uang muka menjadi penting untuk mengetahui seberapa banyak pembayaran awal dan berapa sisa uang yang belum dibayarkan.

Contoh invoice dengan menyertakan kontak customer service

Contoh invoice dengan menyertakan kontak customer service
Contoh invoice dengan menyertakan kontak customer service

Ada lagi contoh invoice yang menyertakan kontak customer service untuk pengaduan. Hal ini untuk memberikan akses kepada pembeli seandainya saja ada esalahan penghitungan ataupun pencatatan item maupun harga yang merugikan mereka. Dengan adanya kontak ini diharapkan masalah pembeli bisa diatasi dengan cepat dan tepat.

Contoh invoice dengan menyertakan materai

Contoh invoice dengan menyertakan materai
Contoh invoice dengan menyertakan materai

Ada lagi cara yang bisa dilakuan oleh penjual dalam memberikan kepercayaan kepada konsumen dalam melakukan transaksi. Salah satunya seperti contoh ini yaitu dengan menyertakan materai di dalam invoice. Di dalam invoice ini, materai ditandatangani oleh perusahaan yang mengeluarkan produk jasa.

Keberadaan materai ini sekaligus memberikan kekuatan hukum kepada perusahaan penyedia produk jasa jika saja pada akhirnya terjadi masalah pada pembayaran dari pihak pembeli. Tentu saja jika hal ini terjadi penjual bisa meminta tambahan jaminan ataupun penyitaan aset yang dimiliki oleh pembeli. Dengan begitu piha penjual bisa mendapatkan kepastian tentang pembayarannya.